
LANGSA – Pasca musibah banjir yang melanda wilayah Langsa beberapa waktu lalu, SMA Negeri 1 Langsa bergerak cepat untuk memulihkan kondisi mental para siswanya. Sekolah menggelar Seminar Trauma Healing dengan tajuk “Merajut Kembali Semangat Belajar Pasca Banjir” yang bertempat di Gedung Aula SMAN 1 Langsa.
Acara ini menghadirkan pakar yang kompeten di bidangnya, Ibu Neni Listia Dewi, S.Pd., Kons., Cht., CI., MES. Kehadiran beliau sebagai narasumber diharapkan mampu memberikan suntikan motivasi serta teknik-teknik manajemen stres bagi para siswa yang terdampak bencana.
Dalam pemaparannya, Neni Listia Dewi tidak hanya memberikan teori, namun juga mengajak siswa berinteraksi langsung melalui sesi hipnoterapi ringan dan konseling kelompok. Beliau menekankan pentingnya resiliensi atau ketangguhan mental agar siswa tidak larut dalam kesedihan akibat bencana, melainkan menjadikan momen ini sebagai titik balik untuk bangkit lebih kuat.
“Banjir mungkin telah merusak harta benda atau buku-buku pelajaran, namun jangan biarkan ia menghanyutkan mimpi dan semangat belajar kalian,” ujar Neni di hadapan ratusan siswa yang memadati Aula.
Kepala Sekolah SMAN 1 Langsa Bapak Muktar Janan, S.Pd,. M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah prioritas sekolah agar proses belajar mengajar dapat kembali normal dan efektif. Dengan pulihnya kondisi psikologis siswa, diharapkan prestasi akademik maupun non-akademik di SMAN 1 Langsa dapat terus dipertahankan.
Hari ini, SMAN 1 Langsa membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal angka di rapor, tapi juga soal merawat jiwa siswanya agar tetap tangguh menghadapi ujian kehidupan.

